Goresan Informasi

Blog yang mengulas informasi kesehatan, blogging, android, muslim info, burung kicau, kartu identitas, info menarik dan seputar otomotif

Cara Merawat Anak Murai Batu Medan baru Menetas Sampai Mandiri

Cara merawat anak murai batu medan adalah hal yang harus anda ketahui, jika anda memiliki burung murai batu yang sudah pecah telur alias sudah memiliki anak.

Burung murai khususnya murai batu medan, termasuk jenis burung ocehan yang susah untuk berkembang biak karena memerlukan habitat yang sesuai dengan habitat aslinya.

Cara merawat anak murai batu medan baru menetas sampai mandiri

Jika dalam satu tahun ada yang berhasil menjodohkan dan membuatnya bertelur, apalagi sampai menetas, pasti sangat langka karena proses merawat anakan murai batu medan juga tidak mudah.

Anakan murai batu, harus di rawat dengan cara benar dan tidak boleh sembarangan, karena jika anda menyepelekan perawatan nya maka bukan tidak mungkin anakan murai batu akan mati di tengah jalan.

Lalu bagaimana langkah yang tepat dan benar dalam merawat anakan murai batu medan agar tidak mati di tengah jalan, berikut adalah ulasan lengkapnya.

Cara merawat anakan murai batu medan baru menetas


1. Jaga kondisi kandang

Anakan murai batu yang baru menetas, sangat labil terhadap kondisi cuaca yang tidak menentu alias ekstrem.

Untuk itu, siapkan kandang dan tempatkan di lokasi yang nyaman serta berikan lampu agar anakan kacer tetap hangat.

2. Pakan anakan murai batu medan

Dalam memberikan pakan, gunakan campuran voor, kroto dan vitamin agar kondisi kesehatan anak murai semakin bagus.

Cek kondisi setiap satu jam sekali dan berikan atau loloh kan pakan yang sudah disiapkan.

3. Kebersihan kandang

Kebersihan kandang harus selalu diperhatikan, agar anakan murai batu tetap sehat selama masa belum bisa mandiri.
4. Perawatan lanjutan

Setelah masa masa loloh selesai, maka anda harus melanjutkan perawatan sampai anakan murai batu tumbuh menjadi dewasa.

Hal pertama yang harus dilakukan, pisahkan anakan dari saudaranya dan tempatkan pada kandang tersendiri. Hal ini agar burung bisa swmakin cepat tumbuh dan terkontrol segala perilakunya.

Anakan kacer yang sudah mandiri, harus di latih agar bisa mandi sendiri. Hal ini tentu berkaitan dengan kesehatan dan pertumbuhan bulu-bulu nya.

Gunakan keramba mandi setiap hari dan lihat apakah anakan kacer sudah bisa mandi sendiri.

5. Pemasteran suara

Selain hal yang disebutkan diatas, pemasteran suara melalui mp3 juga gmharus dilakukan agar burung bisa dengan cepat berkicau.

Pada fase pertama pemasteran jangan terlalu lama, cukup 2-3 jam saja dengan tingkat suara yang rendah. 

Pada fase ini, kemungkinan anakan murai sudah bisa ngeriwik dan sesekali mengeluarkan suara khas murai batu.

Selain poin-poin yang disebutkan admin diatas, sabar dan telaten juga harus selalu digunakan oleh pemilik burung, agar perawatan anakan murai batu medan bisa berhasil.

Itulah postingan singkat edisi burung kali ini, semoga bisa bermanfaat.
Advertisement
Share this article :
+
This is the current newest page
0 Komentar untuk "Cara Merawat Anak Murai Batu Medan baru Menetas Sampai Mandiri"

Komentar yang baik adalah yang sesuai topik

 
Template By Kunci Dunia